ads

Senin, 19 September 2016

Saur Sepuh : Pesanggrahan Keramat (A Novel)

Satria madangkara bersama rajawalinya terbang dan menyisir daratan, ketika brama kumbara berjalan lalu dihadangi oleh para prajurit, dan prabu brama kumbara pun disekap dan ulah semua itu lasmini, brama kumbara pun dibawa ke penjara dan ditahan oleh prajurit dan sekutu nya lasmini.

Lasmini pun menghampiri prabu brama kumbara dan merayu nya, lasmini menawarkan jabatan yang tinggi terhadap prabu brama kumbara dan lasmini mengharapkan membina bahtera dengannya, prabu brama kumbara pun menolaknya. Lasmini merasa kesal dan langsung meninggalkan nya. Lalu prabu brama kumbara pun berhasil meloloskan diri dan menghantarkan sepucuk surat untuk lasmini bahwa prabu brama kumbara akan kembali dengan istri dan adiknya.

Disatu sisi lain Raden kuntala lagi merundingkan untuk menghancurkan madangkara dan membunuh prabu brama kumbara,mantili,kutawa. Raden kuntala sangat yakin dengan kesaktian yang dimiliki muridnya itu bisa menghancurkan madangkara, akan tetapi tumenggung nya tidak setuju karena tindakan itu merupakan hal yang ceroboh.

Orang kuntala menyerang dan menghancurkan pesanggrahan yang sedang dibangun oleh para madangkara, sang prabu brama kumbara histeri dengan amarah yang besar, yang membuat brama kumbara berubah menjadi sosok yang menakutkan. Brama kumbara merasa dilecehkan dengan kejadian tersebut, mantili pun mengingatkan kepada brama kumbara supaya bersikap tenang. Brama kumbara pun kembali seperti semula.

Pada malam hari prajurit kuntala menyerang madangkara, pertarungan pun terjadi sangat menegangkan dan patih kuntawa berhasil membunuh pmimpin kuntala raden pangar dengan keris nya yang tajam. Prajurit kuntala pun kembali ke pesanggrahannya. Lalu prabu brama kumbara mendatangi dan meminta tanggung jawab atas pesanggrahan yang dibakar oleh orang suruhan kuntala tersebut. Brama kumbara pun mendapatkan informasi orang yang telah menghancurkan pesanggrahannya berada di tepi sungai. Prabu pun langsung mendatangi tempat persembunyian perusak pesanggrahan itu dan membunuh sebagian perusak pesanggrahan itu. Mantili pun menghadapi 2 orang pemimpin suruhan orang kuntala mereka mengadu kesaktian satu sama lain. Pada saat mantili terjatuh prabu brama kumbara datang menolong nya, brama kumbarra sangat marah dan membunuh mereka dengan ajian serat jiwa yang dimiliki olehnya.

Lasmini pun menemui prabu brama kumbara dan merayu brama dengan penuh pesona. Lasmini meyakinkan terus menerus kepada brama bahwa dia sangat mencintainya. Mantili dan patih kuntawa mendatangi penginapan yang dijadikan sebagai tempat perundingan kuntala untuk menghancurkan madangkara, akan tetapi mantili dan patih kuntawa tidak mampu menandingi orang-orang kuntala. Prabu brama langsung menghadapi mereka, kesaktian mereka dipertunjukan, mereka menggunakan ajian tampak sanca dan tarung geni, prabu brama pun mengeluarkan ajian serat jiwa nya dan mereka pun menangkis dengan ajian waring sungsang yang mengakibatkan prabu brama terjatuh pingsan.

Prabu pun ditolong oleh rajawali saktinya dan terus berlatin yang pada akhirnya Prabu brama pun berhasil menguasai Ajian pahlupuh dan kembali ke madangkara. ketika dalam perjalanan brama kumbara bertemu dengan orang kuntala yang membuat brama hampir terbunuh brama pun mengeluarkan ajian pahlupuh yang baru dia kuasai yang membuat orang kuntala jatuh tak berdaya. Brama kumbara dan mantili pada akhirnya kembali ke madangkara dengan rajawali sakti itu.
 
Saur Sepuh (Novel)

Jumat, 16 September 2016

Sungguhkah Anda Ingin Masuk Surga?

Hidup serba mewah hanya akan menyebabkan kehancuran, karena hati orang yang bergelimang kemewahan telah bersanding dengan dunia. Yang sangat memprihatinkan bahwa kebanyakan umat sekarang ini hidup dalam kemewahan yang mencengangkan, yang tentunya Islam tidak mengajarkan yang demikian.

Sampai-sampai orang fakir pun dalam hal-hal tertentu berlagak seolah ia hidup mewah. Meski realitanya ia hanya mampu memenuhi kebutuhan sekadar untuk makan sehari-harinya. Tetapi, ia memaksakan diri menyisihkan sebagian uangnya untuk membeli telepon genggam, membeli perabot mewah, peralatan terbaru dan juga parabola Dengan demikian, kerusakan mulai merambah keluarganya, bahkan melegalkan hal itu di rumahnya dengan lapang dada. Ada lagi yang menyisihkan jatah makan anaknya agar ia bisa menikmati indahnya pantai di tempat tertentu untuk beberapa hari. Dan daftar kebutuhan yang lain masih cukup panjang yang sudah ia agendakan. Hanya kepada Allah tempat mengadu.

Adapun untuk berderma di jalan Allah, sangat disayangkan ia begitu kikir Banyak alasan yang ia buat-buat, seperti: sempitnya waktu, harta yang tak memadai, ataupun alasan -alasan yang lain. Namun demi dunia dan syahwatnya, ia merelakan diri untuk memperjuangkannya, mengelolanya dan memikirkannya. Sungguh hal yang sangat memalukan.

Ini merupakan kompetisi meraup kesenangan dunia Sepertinya, bila ia tak mampu mendapatkan kesenangan dunia, ia akan hidup dalam kesengsaraan. Hatinya sunguh akan sangat terusik. Padahal sekali-kali tidak. Demi Allah, melimpahnya kesenangan dunia hanya akan banyak menambali kerugian. Oleh sebab itu, orang yang kaya akan dihinggapi keangkuhan dan kesombongan, di samping hartanya akan menjadi siksa baginya di akhirat. Sedang ia berteriak minta tolong di hari kiamat.

Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku, telah hilang kekuasaan dariku, (Allah berfirman), "Peganglah dia, lalu belenggulah tangannya ke lehernya." Kemudian masukkanlah dia ke dalam api naara yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Mahabesar. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin. Maka tiada seorang teman pun baginya pada hari ini di sini Dan tiada (pula) makanan sedikit pun (baginya) kecuali dari darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa (Al-Haqqah : 27-37)

Sedang orang fakir memangkas agamanya dengan berlaku dengki dan kikir, lebih-lebih orang yang sebenarnya miskin namun sombong. Dengan demikian, ia termasuk orang yang dikategorikan oleh Rasulullah dalam sabda beliau:

Tiga orang yang tidak diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat. Allah tidak membersihkan dosa mereka, tidak pula Dia melihat mereka, dan bagi mereka adzab yang sangat pedih yaitu, Orangtua yang berbuat zina, seorang penguasa yang pendusta dan orang miskin yang sombong.

Pertama, seorang tua renta yang berzina.

Kedua, seorang penguasa yang berdusta terhadap rakyatnya, padahal ia tidak perlu melakukan itu. Jika ia berdusta berarti ia telah melakukan penipuan. Dalam hal ini -sebagaimana yang dikatakan oleh para ulama- sebenarnya motivasi untuk melakukan hal itu sangatlah lemah, sedangkan perbuatan tersebut tetap dilakukan, maka sangat besar dosanya.

Sungguh, ini merupakan hukuman yang membuat hati seorang muslim gemetar. Allah tidak berbicara kepadanya! Simaklah kisah Ka’b bin Malik kala dikucilkan Rasul Hampir saja membuat jiwanya melayang. Pikirkan jika engkau yang mengalaminya! Sekiranya engkau mendatangi orang yang engkau cintai, kemudian engkau mendapatinya berpaling darimu atau memusuhimu. Apa reaksimu kala itu? Bukankah engkau akan merasakan, bahwa dunia terasa hitam dalam pandanganmu. Engkau akan didera perasaan terhimpit dan bersedih yang membuat hatimu tercabik-cabik. Lantas, bagaimana keadaan engkau bila Allah memusuhimu, tidak berbicara kepadamu, tidak melihatmu, berpaling darimu, dan tidak membersihkanmu dan dosa? Hal yang demikian tentunya lebih dasyat dari pada siksa api Jahannam bagi orang-orang yang yakin, yang memiliki rasa cinta dan bertauhid.

Ketiga, ‘Ail artinya orang yang fakir. Meski fakir ia sombong. Jika orang kaya kemudian ia berbuat sombong dengan hartanya, ini merupakan hal yang biasa (lumrah), sebagaimana Allah berfirman:

“Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.” (Al-Alaq : 6-7)

Wahai hamba Allah, jika orang fakir berbuat sombong lalu, apa yang bisa disombongkan?

Saudaraku... Begitulah, bagi orang fakir yang hidupnya bergaya mewah, akan membuat Allah murka. Tidak diragukan lagi bahwa kemewahan dapat merusak putra-putrimu. Dari orang-orang yang sombong akan engkau jumpai perkataan, Aku buat anakku tidak kekurangan apa pun selamanya. Aku akan penuhi semua permintaan dan keinginannya. Ia menyangka telah berbuat baik kepada anaknya. Saya tahu bahwa kasih sayanglah yang mendorong ia melakukan semua itu, bahkan seseorang yang tidak yang tidak mampu merealisasikannya akan selalu galau dengan keinginan anak yang belum terpenuhi ini.

Hal ini sama sekali tidak mendidik anak, Bahkan ia justru menyesatkannya. Ia kehilangan sisi hikmah dari tarbiyah (pendidikan), bahkan ia telah kehilangan tarbiyah ummiyah yang benar untuk putra-putrinya.

Download

Sabtu, 10 September 2016

Bumi Cinta

Muhammad Ayyas atau yang kerap dipanggil Ayyas ini adalah seorang mahasiswa dari Indonesia yang juga merupakan seorang santri salaf . Ia harus melakukan sebuah penelitian di negeri yang paling menjungjung tinggi seks bebas “free sex” yakni Rusia . Ia harus berjuang mempertahankan keimanan , keyakinan , dan akidahnya .

Saat itu Moskwa sedang dalam keadaan musim dingin .  Salju berterbangan dan melayang turun perlahan tidak menghalangi arus lalu lalang orang -orang di bandara Sheremetyevo . Ia dijemput oleh Devid , sahabat SMP dulu . Mereka sudah hampir sembilan tahun tidak bertemu . Setelah beberapa saat bercengkrama satu sama lain , mereka kemudian bergegas menuju apartemen yang disewakan Devid untuk Ayyas selama melakukan penelitian di Rusia beberapa bulan kedepan .

Tanpa Ayyas duga , ia dikejutkan dengan sebuah kenyataan bahwa dirinya harus satu apartemen dengan nonik-nonik Rusia yang berparas sangat cantik . Mereka adalah Yelena dan Linor . Padahal sejak kecil ia tidak biasa dengan hal seperti itu , ia lemah terhadap perempuan cantik . Ia takut imannya akan runtuh jika harus tinggal bersama mereka . Namun menurut Devid , itulah yang terbaik untuk Ayyas . Devid menjelaskan secara detail alasan mengapa Devid memilih apartemen tersebut . Setelah mendengar penjelasan Devid , Ayyas pun mengerti dan mengikuti apa kata Devid .

Sejak saat itulah perjalanan hidup Ayyas dipenuhi dengan banyak godaan . Dari mulai cara berpakaian mereka , sikap , sampai perkataan Linor yang sering sekali mengejek agama Islam . Belum lagi asisten professor yang sangat cantik , menawan dan cerdas . Bayangan wajahnya selalu ada dalam pikiran Ayyas , ia bernama Dr. Anastasia Palazzo . Ayyas merasa cobaan ini sangat berat baginya .

Setelah cukup lama Ayyas tinggal satu apartemen bersama dua orang nonik Rusia itu , Ayyas sangat terkejut karena ternyata mereka itu bukanlah orang baik-baik . Suatu hari , Ayyas memergoki Linor sedang melakukan perzinaan di ruang tamu apartemen mereka bersama seorang anggota mafia Rusia . Bahkan mafia itu sendiri terang-terangan mengajak Ayyas untuk berzina bersama mereka . Namun Ayyas meninggalkan ruang tamu menuju kamarnya tanpa menghiraukan mereka . Kemudian Ayyas menyalakan laptopnya dan memutar lantunan ayat suci Al Qur’an dengan keras . Karena merasa terganggu , lelaki itu memaki Ayyas sampai timbul perkelahian antara keduanya . Tidak lama setelah itu , ia mengetahui bahwa Yelena adalah seorang pelacur kelas kakap dan merupakan seseorang yang tidak percaya akan adanya Tuhan ( atheisme ) .

Linor semakin membenci Ayyas , banyak sekali cara yang ia lakukan untuk menhancurkan keimanan seorang Ayyas . Berbagai cara ia lakukan untuk menjebak Ayyas .  Mulai dari berpakaian yang tidak wajar di depan Ayyas , masuk kamar kamar Ayyas secara diam-diam , sampai menjebak Ayyas agar menjadi tersangka peledakan bom di sebuah hotel di Rusia . Namun dari sekian banyaknya cara , tidak ada satupun cara yang berhasil meruntuhkan benteng keimanan Ayyas .

Suatu ketika , Yelena mengalami suatu kejadian yang sangat tidak manusiawi . Ia disiksa dan dibuang begitu saja oleh pelanggannya dari sebuah mobil di jalanan . Saat itu salju turum begitu lebatnya . Badan Yelena terasa hancur dan sama sekali tidak ada yang bisa ia gerakan . Saat itu Yelena sedang berada di ujung kematian . Tak ada seorang pun yang menolongnya . Ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan , dan pada siapa ia harus minta tolong . Tanpa ia sadari ia mengingat Tuhan . Dalam hatinya ia memanggil nama Tuhan , ia meminta pertolongan kepada Tuhan dengan meneteskan air mata . Tubuh Yelena semakin tertimbun oleh salju . Tiba-tiba ada seorang ibu yang melihatnya , ibu-ibu itu meminta bantuan kepada orang-orang untuk menolong Yelena namun tak ada seorang pun yang mau membantunya . Tak lama kemudian ada seorang pemuda yang mau membantunya yang tak lain adalah Muhammad Ayyas yang kebetulan lewat disana . Akhirnya Yelena pun dilarikan ke rumah sakit terdekat . Dokter mengatakan jika terlambat sedikit saja , nyawa Yelena tidak akan tertolong . Yelena sangat berterimakasih kepada Ayyas karena berkat Ayyas ia dapat selamat . Namun Ayyas menegaskan pada Yelena bahwa yang menolongnya itu bukan Ayyas, tapi itu adalah keajaiban Tuhan . Sejak itulah Yelena mulai percaya akan adanya Tuhan .

Tak lama kemudian Linor harus dikejutkan dengan sebuah kenyataan tentang siapa dirinya sebenarnya . Ia adalah keturunan Palestina , bukan keturunan Yahudi asli . Ia juga hanya seorang anak angkat . Ia mengetahui semua hal itu dari Madame Ekaterina yang selama ini ia anggap sebagai ibu kandunya sendiri . Linor sangat terpukul mendengar hal itu dan seolah tak percaya . Ibunya meninggal pada saat terjadi pembantaian di Sabra dan Sathila , Palestina. Linor menyesal atas semua perbuatannya selama ini sebagai agen Zionis ia merasa sama saja ia  yang membunuh ibu kandungnya sendiri . Tak hanya itu , ternyata orang tuanya adalah pemeluk agama yang selama ini ia sebut sebagai agama primitif yakni Islam . Setelah kejadian itu Linor pun mulai mendalami dan mengkaji Islam .

Devid yang selama ini hidup bebas , ia merasakan hidupnya semakin kacau tanpa arah dan tujuan . Ia meminta Ayyas untuk menuntunnya kembali ke Jalan yang benar . Devid pun kembali mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda keislamannya . Ia bercerita kepada Ayyas , ia selama ini sudah terlalu bebas hidup dengan perempuan mana saja . Ia sangat tidak kuat jika tidak hidup bersama perempuan . Ayyas pun memberikan solusi agar Devid segera menikah . Ia sempat akan dinikahkan dengan adik seorang Ustad , namun ia merasa tidak pantas menikah dengan adik seorang Ustad yang begitu menjaga kesuciannya . Devid meminta agar Ayyas mencarikannya calon istri . Ayyas menyarankannya dengan Yelena . Tak menunggu lama , Devid pun melamar Yelena dan ternyata lamarannya pun diterima . Akhirnya Yelena mengucapkan dua kalimat syahadat dan memeluk Islam , ksemudian melaksanakan pernikahan dengan Devid .

Setelah banyak mencari informasi tentang Islam dan mendalaminya , Linor pun mengucapkan dua kalimat syahadat dan masuk Islam . Suatu ketika Linor bermimpi bertemu dengan ibu kandungnya . Dalam mimpinya itu , ibu kandungnya berpesan agar Linor menikah dengan seseorang yang memiliki sifat seperti Nabi Yusuf a.s. . Linor terbangun dari tidurnya . Linor bertanya-tanya mengapa ibunya berpesan seperti itu . Ia pun mencari informasi tentang Nabi Yusuf a.s. Setelah mencari cerita tentang Nabi Yusuf a.s. ia pun lansung teringat kepada sosok Muhammad Ayyas yang memiliki sifat persis seperti Nabi Yusuf a.s. . Ia pun beranggapan bahwa orang yang dimaksud oleh ibunya itu adalah Ayyas . Ia pun mencari Ayyas dengan maksud menanyakan apakah Ayyas mau menjadikannya istri . Linor berangkat menemui Ayyas dengan berpakaian muslimah . Ayyas pun sampai tidak mengenalnya . Setelah ia menerangkan bahwa ia adalah Linor , Ayyas terkejut dan sangat bersyukur karena Linor telah bertaubat . Linor pun menyampaikan maksud kedatangannya , namun Ayyas tidak langsung menjawabnya saat itu .

Ayyas tidak kunjung memberikan jawaban , Linor pun pamit dan berharap Ayyas memberikan kepastian keesokan harinya . Ketika Linor sudah keluar , Ayyas berubah pikiran. Ia menerima dan menyanggupinya untuk menjadi suami Linor . Namun Linor sudah terlalu jauh . Ayyas langsung bergegas ke jendela untuk meneriakkan bahwa ia sanggup , tapi Linor semakin jauh dan tak mungkin mendengar suaranya . Dibelakang Linor terlihat sebuah mobil hitam yang melaju ke arahnya . Ayyas melihat orang yang ada di dalam mobil itu membawa senjata api . Ayyas berteriak memperingatkan Linor . Namun terlambat , Doooorrr… tubuh Linor pun langsung jatuh saat itu juga . Ternyata orang tersebut menembak Linor . Ayyas langsung terkulai lemas tak berdaya melihat Linor yang telah jatuh berlumuran darah . Ia pun mengumpulkan segenap tenaga dan berlari menuju Linor yang sudah terkapar . Ia mengangkat Linor ke pangkuannya dan meminta bantuan untuk membawa Linor ke rumah sakit .

Tak lama kemudian ada seorang ibu yang mengendarai mobil di dekat sana , Ayyas pun meminta tolong kepada ibu tersebut untuk membawanya ke rumah sakit terdekat . Ayyas sangat menyesal mengapa ia tidak langsung menjawab permintaan Linor tadi . Dengan penuh penyesalan , Ayyas pun menangis . Isak tangis yang kalau siapa saja yang melihat dan mendengarnya pasti akan tersayat hatinya . Isakan seorang pecinta sejati , yang mencintai karena Allah dan kehilangan pun karena Allah pula .

Download
http://cur.lv/ie53p

Yakjuj & Makjuj : Ditemukannya Benteng Zulkarnain

Judul Buku : Yakjuj & Makjuj : Ditemukannya Benteng Zulkarnain
Penulis : Zack Zulkarnain
Penerjemah : Razhka Azzura
Penerbit : MM Cyber Book
Jumlah halaman : -

Hampir 1400 tahun lebih umat Islam telah mempertanyakan tentang Yakjuj dan Makjuj.

"Siapakah sebenarnya Yakjuj dan Makjuj itu?"

- Apakah Gog dan Magog seperti penjelasan beberapa ilmuwan Barat? Yaitu sebuah bangsa yang diturunkan oleh keturunan Nabi Nuh, dan saat ini mendiami daerah Moskow dan Tobolski, Rusia?

- Apakah bangsa Cina seperti yang disebutkan oleh beberapa ulama penafsir?

- Apakah Makhluk luar angkasa, seperti yang di jelaskan oleh beberapa situs lokal maupun luar negeri?

- Ataukah Zionis Israel seperti yang dijelaskan oleh seorang syaikh dari saudi Arabia beberapa waktu lalu?

Sebenarnya, pertanyaan "Siapakah sebenarnya Yakjuj dan Makjuj itu?" adalah pertanyaan yang kurang tepat, sebab seharusnya kita bertanya; "Apakah Yakjuj dan Makjuj itu? Makhluk atau kah sifat? Atau benda mati?"

Dalam buku ini, penulis (Ust. Zack Zulkarnain) akan membuktikan kepada kita semua bahwa Yakjuj dan Makjuj BUKANLAH dua jenis kaum yang suka membuat kerusakan di muka bumi. Buku ini akan menyanggah pandangan tradisional para peneliti Al-Qur'an yang selama ini mentafsirkan bahwa Yajuj dan Makjuj adalah 2 bangsa yang berbuat kerusakan. Dan tentu saja penulis akan menyertakan bukti-bukti dari Ayat Al-Qur'an dan beberapa fakta ilmiah lain yang mungkin saja akan membuat anda terperangah.

Yakjuj dan Makjuj itu jauh lebih menyeramkan daripada yang pernah anda bayangkan selama ini. Dan tidak ada satu kekuatan senjata pun buatan manusia diatas dunia ini yang mampu menewaskannya sebab Yakjuj dan Makjuj memiliki kekuatan yang sangat besar dan menakutkan.

Zulkarnain adalah hamba yang diberi anugrah kekuasaan untuk mencapai segala sesuatu oleh Allah, namun beliau tidak mampu memusnahkan Yakjuj dan Makjuj. Yang mampu dilakukan Zulkarnain hanyalah mengurungnya disebuah tembok yang ia bangun dari campuran besi dan tembaga. Tapi, meskipun Zulkarnain telah berhasil mengurung Yakjuj dan Makjuj, dia tetap memberi peringatan bahwa bangunan yang dibuatnya itu akan hancur pada suatu waktu nanti. Ya, Yakjuj dan Makjuj akan menghancurkan tembok besi itu. Dan saat ini, umat Islam sedang menunggu waktu, kapan ini semua akan terjadi.

“Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu,” (Qs. AL-Kahfi : 84)

Tahukah anda... Kenapa penduduk yang menemui Zulkarnain tidak meminta untuk memerangi Yakjuj dan Makjuj, padahal mereka mengetahui bahwa Zulkarnain adalah raja yang hebat dalam menaklukkan bangsa manapun. Hal ini diceritakan dalam Al-Qur’an :

Mereka berkata: "Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?" (Qs. Al-Kahfi : 94)

Mari pikir, kenapa mereka meminta Zulkarnain membuat tembok pembatas ketimbang memerangi Yakjuj dan Makjuj dengan bala tentaranya yang hebat? Bukankah saat itu Zulkarnain memiliki kekuatan yang tak terhingga dalam menaklukkan musuh-musuhnya?

Dan Coba pikir, Berapa lama Zulkarnain membangun tembok besi setinggi gunung itu.. tapi kenapa Yakjuj dan Makjuj tidak menyerang Zulkarnain dan para pekerja yang sedang berusaha mengurung diri mereka, jika Yakjuj dan makjuj itu adalah makhluk yang lebih hebat dari Zulkarnain?

Lalu dimanakah Zulkarnain mengurung Yakjuj dan Makjuj?

Siapakah sebenarnya Zulkarnain?

Bangsa apakah yang meminta kepada Zulkarnain untuk mengurung Yakjuj dan Makjuj?

Apa arti Yakjuj dan Makjuj secara bahasa? Dan Berasal dari bahasa apakah Yakjuj dan Makjuj itu?

Makhluk atau sifatkah Yakjuj dan Makjuj itu?

Semua pertanyaan ini sudah dijawab dengan ilmiah oleh buku ini. Bahkan Penulis (Zack Zulkarnain) meng-klaim sudah menemukan posisi tembok besi yang dibangun oleh Raja Zulkarnain tersebut melalui GPS, lengkap dengan titik koordinatnya. Dan ternyata, tembok itu masih kokoh saat ini, kemungkinan ia akan hancur disaat para peneliti telah ramai-ramai memberitakannya lewat media sehingga diketahui banyak orang.

Menurut saya, ini buku bagus dan harus diketahui banyak orang, bukan karena ilmiahnya saja.. tapi menurut saya, paparan dalam buku ini begitu logis dengan bukti-bukti ilmiahnya. Meski belum mencapai tahaf pembuktian yang 100%, namun 90% dari penelitian ini sudah cukup membuat kita terperangah. Buku ini sungguh berbeda dengan buku-buku lain meski judulnya sama.

Saya beri bocoran satu, tentang siapa sosok Zulkarnain menurut penulis buku ini. Dia adalah raja dari kekaisaran Persia (Sassaniyah). Sebab dari sekian banyak kekaisaran yang pernah ada di muka bumi ini, hanya Raja Kisra-lah yang memiliki mahkota berbentuk aneh, mirip seperti 2 buah tanduk. Kita bisa lihat dari gambar-gambar berikut:

Lho apa hubungannya Zulkarnain dengan mahkota aneh seperti 2 tanduk tersebut?

Hubungannya adalah, Zulkarnain itu bahasa arab yang artinya, "Sang Pemilik dua tanduk" atau "Dia memiliki dua tanduk". Klik Disini

Meski kata "Dua tanduk" ada yang menafsirkan "Dia memiliki dua kerajaan besar", namun kita juga tidak bisa menafikan jika diartikan "Dia memiliki mahkota seperti 2 tanduk di kepalanya". Allahu 'Alam

Jika kamu penasaran, silakan baca selengkapnya dalam buku digital ini.

Jumat, 09 September 2016

Iblis Ngambek

Lengkingan sirine mengiringi terbukanya selubung kain kuning. Pelan-pelan kain itu tersingkap. Gamelan monggang bertalu. Mulai tampak sebagian badan monumen perunggu setinggi sepuluh meter itu. Tamu-tamu undangan bertepuk riuh. Pak Gubernur, seusai menekan tombol itu, menjabat tangan Pak Bupati yang tersenyum bangga. Namun, mendadak gamelan itu terhenti. Para tamu undangan kaget Begitu kain selubung itu terbuka seluruhnya, mereka melihat pemandangan aneh. Monumen TKW, tenaga kerja wanita itu, berdiri tanpa kepala.

Pak Gubernur gusar. Pak Bupati cemas. Dalam bahasa yang sulit ditangkap, ia mencoba menenangkan Pak Gubernur Namun, Pak Gubernur segera beranjak dan kursi. Suasana berubah gaduh. Pak Bupati tampak terguncang. Empat orang pengaman memapahnya. Istri Pak Bupati menggosok tengkuk dan dada suaminya dengan balsem. Beberapa petugas lainnya, lengkap dengan senapan, mengamankan tempat. Terdengar hiruk-pikuk percakapan dalam pesawat genggam. Beberapa petugas yang lain sibuk menghalau wartawan yang mencoba mencegat Pak Bupati Dengan gerakan yang sangat terlatih mereka segera membawa Pak Bupati masuk mobil dinas.

”No comment... no comment,” ujar Pak Bupati dari balik kaca mobil. Suaranya terengah-engah.

“Tunggu! Secepatnya kami bikin jumpa pers. Jangan teigesa bikin kesimpulan. Tunggu pernyataan resmi! ” ujar Pawarto, humas pemda. Cemas.

“Apakah ada unsur-unsur politis?” desak wartawan.

"Kami akan mengusut tuntas. ”

“Bagaimana dengan isu manipulasi..?”

”Ah itu hanya gosip. Gosip!” masih dengan wajah cemas, Pawarto bergegas masuk mobil dinasnya yang mengilap

Sureng gemetar membaca headline “Monumen TKW tanpa Kepala” di koran Teraju Bangsa. Judul yang ditulis dengan huruf kapital itu mencolok matanya. Jantungnya berdetak sangat keras, dipicu kalimat: tiga orang dinyatakan menjadi tersangka, mereka adalah Bt, Kt, dan Sr. Tiga inisial itu segera diketahui Sureng. Bt adalah Bendot dan Kt adalah Klantung. Sedang Sr tak lain adalah dirinya. Bt dan Kt sudah diamankan, tulis koran itu. Sedangkan Sr dinyatakan buron.

Sureng merasakan dadanya sesak. Keringat dinginnya bercucuran. Berbagai perasaan teraduk dalam rongga dadanya. Entah sudah berapa kali ia menyulut rokok. Mengisapnya kuat-kuat, kemudian mengembuskannya. Asapnya-memenuhi ruangan warung yang tampak temaram diterobos sinar lampu minyak itu.

“Tambah kopinya, Mas?” ujar penjual.

Sureng tergeragap dan segera mengangguk. Bayangan monumen TKW tanpa kepala itu masih menguasai benaknya. Ia minta sebutir tablet antisakit kepala, yang langsung ditelannya bersama pisang rebus yang di-kunyahnya. Pandangan Sureng menerawang jauh menembus kepulan asap, menembus hawa dingin yang menusuk, menembus langit-langit warung. Menembus wajah istrinya, Warsiyah, dan anaknya, Brojol. Kerinduan menggigitnya kuat-kuat. Berpisah selama hampir dua bulan membuatnya tidak sekadar rindu, tapi juga cemas.

"Lebih baik Bu Warsiyah terus terang. Siapa saja yang telah menghubungi Pak Sureng sebelum peristiwa ini terjadi?” ujar petugas dengan ramah. Dengan kumis tipis, petugas tampak bersih dan tampan.

Warsiyah diam. Kepalanya tertunduk. Ruangan hening Suara kipas angin ruangan terdengar keras.

“Tentu Bu War tidak menginginkan pemeriksaan ini berlangsung lebih lama lagi. Iya kan?”

“Tapi, saya benar-benar tidak tahu, Pak”

"Mosok? Apa sih susahnya menyebut nama Ini menentukan nasib suami Anda! Atau barangkali justru Anda memang ingin susah?”

Warsiyah gemetar. Peluh menguasai tubuhnya. pe tugas menyulut rokoknya. Menawarkan teh hangat ke pada Warsiyah dengan perangai yang mendadak ramah “Coba sebutkan seluruh nama saudara Pak Sureng dan saudara Bu War. Lengkap dengan alamatnya. ” Petugas itu menyodorkan kertas dan bolpoin. Dengan perasaan tertahan ia meninggalkan ruangan. Ia tampak membisikkan sesuatu kepada temannya, petugas lain yang bergantian memeriksa Warsiyah.

Sureng sudah berganti angkutan kota enam kali. Berpindah dari bus yang satu ke bus yang lain. Menjelajah berbagai jurusan. Berbagai kota disinggahi dan ditinggalkan. Namun, perjalanan yang sangat melelahkan itu tidak juga mampu menghilangkan kecemasannya. Laki-laki berusia 37 tahun itu merasakan setiap tatapan mata selalu mencurigainya. Setiap tempat dirasakan penuh dengan mata, penuh dengan telinga yang siap membidiknya. Setiap butir-butir udara dirasakan selalu mengawasinya

Barangkali hanya bulan dan gemericik air sungai yang dirasakan tulus menemaninya. Ia sedikit terhibur menatap bulan di dasar sungai. Bulan itu bergoyang diting-kah gemericik air yang menjelma menjadi orkestrasi alam. Angin yang begitu lentur dan piawai memainkan irama air, mempersembahkan musik alam yang indah. Bulan bagaikan penari yang luwes bergoyang. Ia, bulan itu, kadang-kadang tampak lonjong, berkerut-kerut diterjang arus air. Dan, ketika air tenang kembali, bulan itu tampak utuh. Berwibawa.

Menatap lekat-lekat bulan itu, Sureng seperti menatap wajahnya: menggigil sendirian. Bayangan cahaya bulan itu memudar ketika sebuah kerikil jatuh menggelinding sungai-Sureng tergagap oleh gemertak daun-daun kering terinjak kaki. Kecemasan pun kembali mengurungnya. Detak jantungnya makin keras. Sangat keras. Angin mati. Kegelapan dirasakan padat. Menekannya.

Download


Kamis, 08 September 2016

Je T' Aime

April, 5 tahun yang lalu....

Ketika hari masih sangat pagi, mentari pun mulai terasa hangat, Ken mengajak Kanya pergi megunjungi Kuil Kiyomizu di Kyoto, tepat disebelah timur dari daerah Kobe. Kota kelahiran Kanya. Untuk memuja? Sama sekali bukan! Karena Kenzou beragama Islam. Ayahnya yang asli berdarah Jepang menikahi muslimah berasal dari Asia Tenggara. Mereka -orang tuanya Ken- bertemu saat pertukaran pelajar antar bangsa, dan menikah lalu menetap lama di Jepang. Ayahnya memeluk Islam sejak menikah dengan ibunya Ken, Kenzou juga mengikuti jejak ayah ibunya.

Jadi, kepergian mereka ke Kyoto hanya sekedar ingin menikmati musim Haru, karena tempat itulah yang menjadi favorit semua orang di saat musim Haru tiba. Di Jepang, musim semi disebut dengan musim haru, yaitu musim yang paling menyenangkan bagi semua orang. Musim ini berlangsung dari bulan Maret hingga Mei, dimana saat itu langit tampak biru jernih dan bunga-bunga seperti sakura, azalea, anyelir, krisan, sumire, dan yama- buki bermekaran. Kanya memandang takjub.

Bunga sakura yang halus dan berwarna pink itu melayang- layang tertiup angin.

Setelah itu, mereka mengunjungi taman yang dekat deng- an kuil Kiyomizu di daerah itu, taman kota Kyoto. Setiap musim haru tiba, taman-taman kota dipenuhi orang-orang yang berpesta hanami. Wajah Kanya begitu sumringah. Kedua pipinya tampak memerah. Eh,bukan memerah, tapi berwarna pink.

"Hmmh... indahnya."

Kanya asyik menikmati pesta Hanami kali ini. Pandangan mereka tertuju pada bunga sakura. Di bawah pohon yang berwarna pink itu banyak sekali orang-orang yang menikmati indahnya musim ini. Mereka tampak bahagia menikmati pesta hanami kali ini. Orang-orang itu menggelar tikar seperti biasa dan menikmati makanan yang mereka bawa dari rumah. Biasanya makanan yang biasa dinikmati saat hanami tiba adalah sashimi, rebung dan sakura-mochi. Sakura-mochi adalah kue yang terbuat dari tepung terigu yang diberi warna pink dan di dalam- nya diisi anko (sejenis pasta kacang merah) yang dibulat- kan lalu dibungkus daun sakura yang dikeringkan. Dinik- mati dengan minuman khas negara ini yaitu sake, teh atau sakura-yu. Sakura-yu berupa bunga sakura yang dikering- kan. Bila minuman ini diseduh dengan teh hijau dan air panas, maka aroma wangi bunga sakura akan tercium.

"Kamu suka?" Ken berdiri disampingnya.

"Ya... tentu. Membuat hati terasa tenang. Arigatou Ken, kamu udah mengajakku ke tempat seindah ini".

Ken hanya tersenyum, mereka saling terdiam.

Pandangan mereka masih tertuju pada bunga sakura itu.

"Kanya-san".

"Hai, nan-desuke?"

"Je t'aime..." Tia-tiba Ken berkata serius. Tapi Kanya ha- nya bengong, ia tak tahu arti kalimat terakhir yang diucap- kan Ken barusan. Itu bukan bahasa Jepang. Kanya hanya tersenyum, tepatnya tertawa.

"Apa artinya, Ken?"

"Nggak... gak jadi. Kamu gak perlu dengarkan ucapanku tadi, ya".

Ken, terlihat kecewa, dia pergi meninggalkan Kanya yang masih collapse mendengar ucapan Ken.

"Maksud kamu, Ken?!" Kanya berseru, Ia buru-buru mengikuti langkah Ken yang sangat cepat. Rambut kuncirnya bergerak-gerak ditiup angin. Kanya berlari meninggalkan pohon sakura yang masih tetap indah. Kanya juga kecewa. Seharusnya Ken jangan dulu pergi meninggalkan tempat ini. Seharusnya dia mengajaknya untuk berpesta hanami disini. Seharusnya Ken berbicara dengan menggunakan bahasa Negaranya sendiri agar Kanya mengerti maksudnya. Seharusnya... seharusnya...

Kanya sangat kecewa.


Download


Rabu, 07 September 2016

Awas... Jangan Sampai Daging Qurban Jadi Haram

Oleh: DR. H. Nanung Danar Dono
Pengurus Bidang Dakwah MIUMI DIY & Direktur Pusat Kajian Halal Fak.Peternakan UGM



Daging Qurban bisa haram jika...
1. Hewan belum mati (setelah disembelih), namun sudah mulai dikuliti, atau kaki sudah dipotong, atau ekornya dipotong. Jika hewan belum mati koq sudah mulai dikuliti, atau dipotong kakinya, atau dipotong ekornya, maka hewan bisa KESAKITAN...dan mati

INFORMASI

Musrenbang RKPD 2020: Ini Daftar 9 Prioritas Pembangunan Jawa Barat

BANDUNG, BAPPEDA JABAR –  Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan ...